Direktur Riset ISI Bahas Strategi Manajemen Krisis Militer dalam Pendidikan Reguler LVI Sesko TNI
- ISI Secretariat
- Aug 18
- 1 min read

Bandung, 18 Agustus 2026 — Direktur Riset Indo-Pacific Strategic Intelligence (ISI) Dr. Ian Montratama, S.E., M.E.M., M.Si. (Han.) mengisi Mata Pelajaran MP-4302 Strategi Manajemen Krisis Militer dalam rangka Pendidikan Reguler LVI Sesko TNI Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Grha Widya Adibrata, Sesko TNI, Bandung, pada Selasa (18/8), diikuti oleh 173 Perwira Siswa berpangkat Kolonel, terdiri atas 100 peserta secara luring dan 73 peserta secara daring.
Dalam pemaparannya, Dr. Ian Montratama membahas strategi manajemen krisis militer melalui tiga pendekatan utama, yaitu preventif, responsif, dan rekonstruktif. Materi mencakup dinamika lingkungan strategis dan spektrum ancaman, strategi pencegahan dan respons terhadap krisis, stabilisasi pascakonflik, serta peran teknologi dan inovasi dalam manajemen krisis.
Pembahasan turut dilengkapi dengan studi kasus mengenai perkembangan konflik global dan implikasinya terhadap kepentingan pertahanan Indonesia. Melalui pendekatan tersebut, para Perwira Siswa diajak melihat bagaimana krisis yang berkembang di lingkungan strategis dapat memberikan dampak terhadap kepentingan dan kesiapan pertahanan nasional.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas berbagai isu terkait manajemen krisis, lingkungan strategis, interoperabilitas alutsista, pemanfaatan teknologi, serta kesiapan pertahanan nasional.
Melalui kegiatan ini, pembelajaran mengenai manajemen krisis diharapkan dapat memperkaya perspektif strategis para Perwira Siswa dalam memahami dinamika krisis dan tantangan pertahanan di tengah perubahan lingkungan strategis.



Comments