top of page

ISI Perkuat Kapasitas Strategis Melalui Paparan Manajemen Krisis di Sesko TNI

Di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks, kebutuhan akan strategi manajemen krisis dan konflik militer menjadi semakin krusial. Perubahan lanskap keamanan yang ditandai oleh konflik asimetris, eskalasi kawasan, hingga ketidakpastian global menuntut kesiapan institusi pertahanan dalam merespons berbagai skenario secara cepat dan terukur.


Sebagai bagian dari komitmen untuk berkontribusi dalam penguatan sektor pertahanan, keamanan, dan hubungan luar negeri di Indonesia, ISI berpartisipasi dalam kegiatan MKKP 04 yang diselenggarakan di Sesko TNI. Dalam kesempatan tersebut, Direktur Riset dan Pengembangan ISI menyampaikan paparan bertajuk Strategi Manajemen Krisis & Konflik Militer.


Paparan ini membahas berbagai tantangan dalam pengelolaan krisis, termasuk pentingnya koordinasi lintas sektor, pengambilan keputusan dalam kondisi ketidakpastian, serta kebutuhan akan kerangka strategi yang adaptif terhadap dinamika konflik modern. Selain itu, disoroti pula bagaimana kesiapan institusi tidak hanya ditentukan oleh kapabilitas teknis, tetapi juga oleh kemampuan membaca perkembangan situasi secara komprehensif.


Kegiatan ini turut dihadiri oleh Komandan Sesko TNI, Marsekal Madya TNI Arif Widianto, yang menunjukkan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan militer dan institusi riset dalam memperkuat kapasitas strategis nasional.


Melalui partisipasi dalam forum seperti ini, ISI terus berupaya mengambil peran sebagai force multiplier dalam mendukung pengembangan kebijakan dan strategi di bidang pertahanan dan keamanan. Kolaborasi antara aktor riset dan praktisi diharapkan dapat memperkaya perspektif serta memperkuat kesiapan Indonesia dalam menghadapi tantangan keamanan di tingkat regional maupun global.




Comments


bottom of page